Senin, 14 Desember 2015

Peluang halalmart

Peluang Bisnis HalalMart HPAI

Anda bisa menjual semua produk yang dipasarkan oleh HPAI. Keuntungannya hanya membutuhkan modal yang relatif sangat kecil, sesuai dengan pilihan model bisnis Anda.

3 Pilihan Bisnis HalalMart HPAI :

✏ AGEN OUTLET HALALMART cukup 30rb

✏Sub Outlet Halal Mart
Rp 2.900.000 (MANAGER)

✏OUTLET HALALMART
minimal 5Juta (MANAGER STOKIS)

✏PUSAT STOK DAERAH minimal 20Juta

Apa sih HPAI?
HPAI atau Herbal Penawar Alwahida Indonesia adalah pioneer kebutuhan kesehatan dan kebutuhan harian halal. Dengan motto Produk Halal Tanggung Jawab Bersama, HPAI sudah mengubah kehidupan banyak orang menjadi lebih sehat dan sejahtera serta peduli pada produk Halal.

Kenapa Halal Mart Memilih Perusahaan Kesehatan dan Perawatan Badan?
Karena kesehatan dan kecantikan merupakan kebutuhan hidup yang:
1. Selalu Dibutuhkan Setiap Hari dan Setiap Bulan
2. Selalu Dibutuhkan oleh Semua Orang.

So, Anda bisa bayangkan betapa luas pasar bisnis Halal Mart HPAI ini?? Jadi, sudah saatnya kan belanja bulanan Anda menghasilkan, Setuju?

Di Halal Mart HPAI kami ajarkan 3 langkah sederhana yang sudah terbukti mengubah hidup banyak orang menjadi lebih sejahtera dan sehat tentunya. Nah diantara 3 langkah itu salah satunya adalah:
Alihkan Belanja Bulanan Anda!
Trus daftar belanja bulanan apa saja sih yang bisa dialihkan ke Halal Mart HPAI?
Banyak.

Coba kita lihat dulu yuk daftar belanja bulanan yang bisa kita alihkan:
1. Sabun mandi
2. Pasta gigi
3. Kosmetik
4. Madu
5. Sari Kurma
6. Susu
7. Kopi
8. Produk Pasutri
9. Nutrisi dan Suplemen kesehatan anak
10. Obat herbal untuk P3K, dll.
11. Dan masih banyak produk HPAI lainnya.

So, hampir semua orang, SIAPAPUN ANDA, bisa menjalankan bisnis ini dengan MENGALIHKAN BELANJA BULANAN!
Ingin Tahu lebih banyak aneka ilmu, trik dan tips lainnya dalam menjalankan bisnis HPAI terutama dalam hal MENGALIHKAN BELANJA BULANAN JADI BISNIS?

Daftar Halal Mart HPAI Sekarang!
Hub. 082110151312

Sabtu, 21 November 2015

Kehidupan yang sempit

وَمَنْ اَعْرَضَ  عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَـهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ  اَعْمٰى
Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."
[QS. Ta Ha: Ayat 124]

Tidak.....! Ya ALLAH jangan jadikan termasuk orang yang buta,tuli disengaja! Bagaimana hal itu bisa terjadi? Alangkah buruknya perangai bila mata yang masih sehat..mata yang masih bisa melihat namun ia tidak peduli dengan apa yang dilihat. Melihat itu banyak hal yang terekam,karena ia akan mengirim kepada otak sebuah file capture yang kemudian diterjemahkan. Otak kemudian akan menyimpan dan mempersepsikan ttg apa yg dilihatnya dan mengirimkan pesan kepada seluruh anggota badan untuk menjadi perilaku.

Lalu bagaimana dengan pendengaran? Masya Allah ialah indera yang pertama dan terakhir berfungsi, mempunyai fungsi yang sama dengan penglihatan. Karena ia terdepan dan fungsinya yang penting bahkan terpenting,mengapa? Karena ia mampu memberikan fakta,mampu menetralkan tentang apa yang dilihat. Banyak hal yang menjadi menyejukan setelah mendengarkan

Maka penglihatan dan pendengaran menjadi hal yang amat PENTING,maka tak heran bila Rasulullah saw mengajarkan kepada kita semua tentang doa agar disehatkan penglihatan dan pendengaran. Kehidupan akan terasa sempit bila kemampuan penglihatan dan pendengaran tidak diasah dengan baik,karena ia akan bergerak tanpa rasa..kehilangan jatidiri sebagai manusia yakni sebagai mahluk yang diberi akal untuk memutuskan dari apa yang ia dengar dan lihat.

Oleh karena itu,berdoalah dan bersiaplah untuk terus membina diri menjadi orang yang tangguh

Kang ridwan

Tunggu !

Tunggu ! Secarik kertas kutuliskan dengan penuh perasaan. Menguat..mengukir tajam di dalam jiwa menyatakan diri bahwa harapan itu pasti akan terwujud.

Kata tunggu ! Jika kita menelusuri lebih dalam maka akan menghasilkan kata sabar. Jadi tunggu tanpa sabar hanya akan menghasilkan sampah emosi,namun jika di iringi dengan kesabaran maka nilainya akan berbeda.

Episode kehidupan harus terus dilalui,tanpa bisa untuk dihentikan sejenak. Yang ada hanyalah kemampuan diri untuk mengelola kesabaran dalam menempuh setiap perjalanan. Bersabarlah..dan lakukan dengan sebaik baiknya

Rabu, 29 Juli 2015

Perspektif pemenang

Bagi sang pemenang segala arena adalah pembelajaran,kekalahan hanyalah sebuah perjalanan penguatan yang diyakini hanyalah sebuah puzzle dari frame besar yang bernama menang. Yang selalu dijaga dari jiwa pemenang adalah kondisi hati dan kejernihan pikiran,karena ia yang akan terus menghidupkan bukan hanya energi untuk diri sendiri tapi orang lain.

Islam sebagai sebuah manhaj,mempunyai perspektif yang terkadang di luar nalar secara keumuman. Dimana secara sederhana logika pada umumnya,ciri kemenangan itu selalu diukur pada hitung hitungan matematis dan ketersediaan logistik. Tapi ternyata di awal kemenangan kaum muslimin yang menginspirasi proses perlawanan menuju kemenangan selanjutnya logika itu dinihilkan sama sekali. Hitung hitungan pada penghadangan kafilah dagang abu sofyan terasa cukup,tapi ternyata dugaan awal berubah pada kondisi realita dan dalam hitungan cepat semua konstalase berubah drastis menjadi sebuah drama mencekam di luar perkiraan. Tapi sungguh disini lah kita kemudian bisa mengambil pelajaran besar bahwa Allah hanya inginkan sebuah keyakinan yang jernih,Allah hanya ingin perjalanan kemenangan kaum muslimin selalu pada posisi sadar mengagungkan asma ALLAH dan doa yang sungguh sungguh sebagai bentuk harapan mahluk kepada sang penciptanya.

Atau lihatlah saat memang benar benar posisi kita dalam keadaan jumlah yang begitu besar dan memenuhi syarat kemenangan secara umum saat peristiwa futhu makkah,Allah menggariskan secara jelas untuk bertasbih dan beristighfar ketika memasuki mekkah. Lihatlah bagaimana Rasulullah saw saat memasuki mekkah,menundukkan tubuhnya.

Hanya butuh kata taat,maka bantuan dari Allah akan hadir dalam berbagai kesempatan yang dibutuhkan. Maka tak heran bila dalam islam, pemaknaan hakikat dari sebuah kemenangan adalah pada faktor ketaatan,kemudian sebuah strategi terncana,aksi yang terus bergelora dalam perwujudannya dan yang paling akhir adalah menihilkan lagi peran sebagai mahluk yang merasa memiliki kekuatan yakni dikenal dengan tawakal.

Sabtu, 18 Juli 2015

Pesan dari tolikara

Allahu akbar..allahu akbar..allahu akbar..allahu akbar walillahi hamdu

Suara takbir,tahlil,tahmid berkumandang di seantero dunia pada hari idul fitri. Pesan syiar dari hari raya umat islam setelah jalani masa training eksklusif masal dimana pun berada tapi sama sama menjalankan tugas yakni berpuasa dengan titik akhirnya adalah menunaikan dzakat fitrah dan berkumpul untuk laksanakan syiar solat idul fitri.

Ramadhan bagi umat islam adalah bulan agung penuh dengan makna historis,psikologis dan pesan kehidupan agar umat islam itu terbentuk menjadi pribadi tanggung dan siap hadapi konflik apapun. Banyak peristiwa besar terjadi pada bulan ramadhan,contoh perang badar dimana ia baru pertama kali dilakukan oleh kaum muslimin. Meski ada perasaan tegang dan kekhawatiran sebagai manusia tapi skenario Allah itu selalu memenangkan kaum mukmin meski di luar logika yg terjadi. Contoh lain yang terdekat adalah kemerdekaan bangsa indonesia yang juga terjadi pada bulan ramadhan,di tengah kegaduhan bahwa penjajah pada saat itu mengalami kekalahan maka patriotik anak muda menangkap momentum ini dan pada akhirnya kita bisa dapati Indonesia merdeka saat ramadhan.

Saat kontemporer ini,masih teringat konflik ambon dimulai saat ramadhan hingga meletus saat idul fitri hingga terakhir peritiwa papua dimana mushola dibakar selalu melahirkan pesan bahwa tantangan itu tidak akan pernah surut. Konflik selalu akan terjadi,karena ia lahir dari pergumulan emosi yang tidak sepadan,terjadi misspersepsi dan missunderstanding.
Islam lahir dari sebuah konsepsi membebaskan diri dari penghambaan kepada mahluk,menebar cinta kasih kepada seluruh mahluk. Dari sanalah kita dapati dalam sejarah,islam bukanlah agama pendendam apalagi perusak maka ketika terjadi konspirasi agar islam tercitra radikal dan bersifat pembunuh menjadi sangat terlihat jelas bahwa ia bukan islam.

Konsep untukmu agamamu sdh sangat jelas bahwa islam tidak akan intervensi dan ganggu peribadatan agama apapun di luar islam,maka bisa dilihat ketika islam berkuasa tak ada paksaan,tak ada penindasan tapi islam  k3tika jadi minoritas tak pernah merasa nyaman beribadah dan  hidup sebagai muslim

Rabu, 24 Juni 2015

24 juni 2015; hari pertama shabreen sekolah

Hari ini 24 juni 2015 menurutku hari bersejarah karena anak pertamaku ini memasuki tempat meniti masa depan berkontribusi untuk eksistensi peradaban umat dimulai.
Aku...ingat..bagaimana saat saat pertama masuk sekolah,degup degup gemuruh jiwa melihat sana sini teman baru..dan sesosok tubuh yang kemudian aku kenal dengan nama guru. Aku rasa..aku rasakan itu ada di wajah anakku hari ini.
Gembira dan bahagia memancar dari wajahnya..aku menatapnya dalam dalam sambil berkata dalam hatiku...Nak esok begitu banyak tantangan yang datang,tapi aku yakin kau bisa atasi itu. Kuatkan jiwamu dengan kau gantungkan harapan dan perwujudan nya itu hanya kepada Allah,patuhi syariatNya..dan nikmatilah proses hidupmu..kelak kau akan tahu bahwa hidup ini adalah menuntaskan satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Jadilah pengikut muhammad saw yang taat dan mencerahkan umat,aamin...

I love you, shabreen (my daughter)

Sabtu, 06 Juni 2015

Melanjutkan aksi peradaban

Malam ini subhanallah,teringat kembali memori memori awal kuliah.perjalanan hidup itu dimulai dari himpit himpitan di bus antar kota,menaiki mikrolet merah 64 jurusan cawang pasar minggu,kmudian disusul naik bis kopaja 616. Terus menerus rute itu dilalui hampir satu tahun,banyak cerita banyak inspirasi yang bisa dipetik yang saya bawa pada akhir akhir ini khususnya pada kaum marginal yang terpinggirkan.

Banyak kenangan,banyak memori yang menjadi rentetan penguatan jejak untuk masa depan.
Jangan lupakan sejarah,nikmati baris kehidupan saat ini yang dilalui hingga suatu saat akan paham mengapa kita harus jalani.

Sabtu, 25 April 2015

Generasi penggembira

Bukan..bukan itu yang dituju,tak mau dan tidak ada dalam pikiran bahwa hanya sekedar menjadi penggembira hanya sekedar di tepian menunggu dan menanti.

Apa bedanya ketika ada suatu kaum yang menyuruh pemimpinnya berjuang sendiri,menyuruh pemimpinnya berdoa dengan kalimat pintakan kepada Tuhan mu...iya suatu kaum yang baru saja diselamatkan oleh Allah dari kejaran penguasa keji selalu dan selalu berkata mintalah pada Tuhanmu bahkan seketika mereka baru selamat mereka membuat tuhan baru. Siapa mereka?bangsa israil...

Selalu yang pada akhirnya membuat tidak berdaya itu adalah karena kesombongan yang ada dalam jiwa seseorang. Cukuplah kita sadar bagaimana peranan karakter sombong itu membawa efek derita dan tidak terfikirkan akan terjadi,contoh kisah itu adalah bagaimana sosok iblis dimana ia merasa angkuh,merasa tak suka kalau dirinya harus hormat kepada apa yang dipandang lemah.

Sabtu, 18 April 2015

Reformasi berkelanjutan (1)

Reform means the improvement or amendment of what is wrong, corrupt, unsatisfactory, etc.

Reform is generally distinguished fromrevolution. The latter means basic or radical change; whereas reform may be no more than fine tuning, or at most redressing serious wrongs without altering the fundamentals of the system. Reform seeks to improve the system as it stands, never to overthrow it wholesale. Radicals on the other hand, seek to improve the system, but try to overthrow whether it to be government or a group of people themselves. (Wikipedia)

Sengaja tulisan ini disuguhkan agar kita menyadari bahwa apa yang terjadi pada negeri ini sesungguhnya sedang menuju pada sebuah perubahan yang lebih baik. Reformasi yang digaungkan pada tahun 98 bukanlah terhenti pada saat itu tetapi yang namanya memformat ulang adalah sebuah proses perbaikan secara terus menerus. Seperti pengertian diawal tulisan ini bahwa yang terjadi di negeri ini bukanlah revolusi dimana ada sebuah perubahan radikal.

Reformasi haruslah dikawal dengan nilai,dengan sebuah indikator indikator yang bisa diukur dan dievaluasi. Jika reformasi tak dikawal maka yang terjadi adalah disorientasi,bahkan disfungsi pun menjadi tumbuh tak karuan sehingga menjadi benalu benalu baru dalam tumbuhan yang bernama reformasi.

Reformasi yang tanpa nilai inilah yang kemudian menjadi a historis,epistimologi dari reformasi indonesia menjadi kata yang bisa jadi sebuah penyesalan bagi masyarakat yang tak bersentuhan langsung dengan apa yang terjadi dan untuk apa ada reformasi. Logika umum yang diharapkan memang tidak bisa dilepaskan dari namanya kemudahan mendapatkan hak dasar yakni pangan,sandang dan papan. Jika itu tidak didapat maka pergolakan itu akan selalu muncul dan yang di khawatir kemudian penumpang gelap dari perjalanan menuju perubahan lebih baik ini melakukan sabotase pemikiran bahwa indonesia tidaklah perlu dengan apa yang terjadi pada tahun 98. Sehingga zaman bisa jadi terulang dengan gaya ototarianisme dengan wajah baru,yang perlu diwaspadai jika hal ini dimafhumi oleh semuanya maka selamat tinggal reformasi...


Sabtu, 17 Januari 2015

Gharar kontemporer

Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui” [Al-Baqarah / 2 : 188]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu ; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” [An-Nisaa /4 : 29]

Gharar atau ketidakpastian merupakan suatu kegiatan di dalam perekonomian yang perlu ditinjau secara lebih dalam lagi mengenai apa yang akan kita lakukan.dalam transaksi bisnis itu.

Secara definisi nya,gharar itu
Menurut bahasa Arab, maknanya adalah, al-khathr (pertaruhan) [1]. Sehingga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyatakan, al-gharar adalah yang tidak jelas hasilnya (majhul al-‘aqibah) [2]. Sedangkan menurut Syaikh As-Sa’di, al-gharar adalah al-mukhatharah (pertaruhan) dan al-jahalah (ketidak jelasan). Perihal ini masuk dalam kategori perjudian [3].

Sehingga , dari penjelasan ini, dapat diambil pengertian, yang dimaksud jual beli gharar adalah, semua jual beli yang mengandung ketidakjelasan ; pertaruhan, atau perjudian. [4]

Gharar jika ditinjau dari hadits,maka kita bisa pahami sebagai berikut mengenai
sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah yang berbunyi:

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang jual beli al-hashah dan jual beli gharar” [5]

Setelah kita membaca ayat yang ditulis di atas dan juga membaca hadits,maka yang ada dalam benak kita berarti semua jenis perniagaan yang mengandung unsur ketidakjelasan berarti haram ya?bagaimana dengan jual beli property atau yang lainnya?

Sebelum menjawab itu,kita harus kenal.terlebih dahulu mengenai kaidah kaidah gharar itu. menurut Imam Nawawi mengatakan kaidah gharar itu : “Larangan jual beli gharar merupakan pokok penting dari kitab jual-beli. Oleh karena itu Imam Muslim menempatkannya di depan. Permasalahan yang masuk dalam jual-beli jenis ini sangat banyak, tidak terhitung”. Itulah mengapa kita harus tepat dalam melihat sebuah transaksi itu apakah termasuk gharar atau tidak,adapun jenis jenisnya
Dilihat dari peristiwanya, jual-beli gharar bisa ditinjau dari tiga sisi.

Pertama : Jual-beli barang yang belum ada (ma’dum), seperti jual beli habal al habalah (janin dari hewan ternak).

Kedua : Jual beli barang yang tidak jelas (majhul), baik yang muthlak, seperti pernyataan seseorang : “Saya menjual barang dengan harga seribu rupiah”, tetapi barangnya tidak diketahui secara jelas, atau seperti ucapan seseorang : “Aku jual mobilku ini kepadamu dengan harga sepuluh juta”, namun jenis dan sifat-sifatnya tidak jelas. Atau bisa juga karena ukurannya tidak jelas, seperti ucapan seseorang : “Aku jual tanah kepadamu seharga lima puluh juta”, namun ukuran tanahnya tidak diketahui.

Ketiga : Jual-beli barang yang tidak mampu diserah terimakan. Seperti jual beli budak yang kabur, atau jual beli mobil yang dicuri.[6]. Ketidak jelasan ini juga terjadi pada harga, barang dan pada akad jual belinya.

Ketidak jelasan pada harga dapat terjadi karena jumlahnya, seperti segenggam Dinar. Sedangkan ketidak jelasan pada barang, yaitu sebagaimana dijelaskan di atas. Adapun ketidak-jelasan pada akad, seperti menjual dengan harga 10 Dinar bila kontan dan 20 Dinar bila diangsur, tanpa menentukan salah satu dari keduanya sebagai pembayarannya.[7]

Syaikh As-Sa’di menyatakan : “Kesimpulan jual-beli gharar kembali kepada jual-beli ma’dum (belum ada wujudnya), seperti habal al habalah dan as-sinin, atau kepada jual-beli yang tidak dapat diserahterimakan, seperti budak yang kabur dan sejenisnya, atau kepada ketidak-jelasan, baik mutlak pada barangnya, jenisnya atau sifatnya” [8]

Apakah ada gharar yang dikatakan halal?

Imam An-Nawawi menyatakan, pada asalnya jual-beli gharar dilarang dengan dasar hadits ini. Maksudnya adalah, yang secara jelas mengandung unsur gharar, dan mungkin dilepas darinya. Adapun hal-hal yang dibutuhkan dan tidak mungkin dipisahkan darinya, seperti pondasi rumah, membeli hewan yang mengandung dengan adanya kemungkinan yang dikandung hanya seekor atau lebih, jantan atau betina. Juga apakah lahir sempurna atau cacat. Demikian juga membeli kambing yang memiliki air susu dan sejenisnya. Menurut ijma’, semua (yang demikian) ini diperbolehkan. Juga, para ulama menukilkan ijma tentang bolehnya barang-barang yang mengandung gharar yang ringan. Di antaranya, umat ini sepakat mengesahkan jual-beli baju jubah mahsyuwah” [9]

Ibnul Qayyim juga mengatakan : “Tidak semua gharar menjadi sebab pengharaman. Gharar, apabila ringan (sedikit) atau tidak mungkin dipisah darinya, maka tidak menjadi penghalang keabsahan akad jual beli. Karena, gharar (ketidak jelasan) yang ada pada pondasi rumah, dalam perut hewan yang mengandung, atau buah terakhir yang tampak menjadi bagus sebagiannya saja, tidak mungkin lepas darinya. Demikian juga gharar yang ada dalam hammam (pemandian) dan minuman dari bejana dan sejenisnya, adalah gharar yang ringan. Sehingga keduanya tidak mencegah jual beli. Hal ini tentunya tidak sama dengan gharar yang banyak, yang mungkin dapat dilepas darinya”. [10]

Dalam kitab lainnya, Ibnul Qayyim menyatakan, terkadang, sebagian gharar dapat disahkan, apabila hajat mengharuskannya. Misalnya, seperti ketidaktahuan mutu pondasi rumah dan membeli kambing hamil dan yang masih memiliki air susu. Hal ini disebabkan, karena pondasi rumah ikut dengan rumah, dan karena hajat menuntutnya, lalu tidak mungkin melihatnya. [11]

Jual beli online gharar?

Majma’ Al Fiqh Al Islami (Divisi Fiqh OKI) keputusan No. 52 (3/6) 1990—dalam Jurnal Majma’ Al Fiqh Al Islami edisi VI jilid II hal 785, juga memutuskan: “Apabila akad terjadi antara dua orang yang berjauhan, tidak berada dalam satu majelis dan satu dengan lainnya tidak saling melihat atau mendengar, sedangkan media perantara antara mereka adalah tulisan atau surat atau orang suruhan, sebagaimana hal ini dapat diterapkan pada faksmili, teleks dan layar komputer (Internet). Dalam hal ini akad berlangsung dengan sampainya ijab dan qabul kepada masing-masing pihak yang bertransaksi”.

Majma’ Al Fiqh Al Islami (divisi fiqh OKI) keputusan No. 52 (3/6) 1990 juga menyebutkan, Bila transaksi berlangsung dalam satu waktu sedangkan kedua belah pihak berada di tempat yang berjauhan, seperti yang diterapkan pada transaksi melalui telepon ataupun telepon seluler, maka akad ijab dan qabul yang terjadi adalah langsung, karena seolah-olah keduanya berada dalam satu tempat”.

Dalam transaksi online, penyediaan aplikasi permohonan barang oleh pihak pemilik situs (penjual) merupakan ijab. Sedangkan pengisian dan pengiriman aplikasi yang telah diisi oleh pembeli merupakan qabul.
Adapun agar kita tidak terjebak dalam riba ba`i maka:
1.harus jelas spesifikasi atau cirinya
2.barang milik sendiri
Kesimpulan

Dari perihal diatas mengenai gharar,bahwa jelas ketika kita akan berbisnis maka haruslah dilihat dulu apakah ia sudah jelas wujudnya atau tidak. Sebaiknya dihindari pula berbisnis terhadap sesuatu yang belum jelas,selain kerugian yang bisa terjadi namun juga akan menimbulkan efek tercerai berainya ukhuwah.

Wallahu a`lam

[Ditulis ulang dari berbagai sumber]

Maraj`i

1]. Lihat Al-Mu’jam Al-Wasith, hal. 648
[2]. Majmu Fatawa, 29/22
[3]. Bahjah Qulub Al-Abrar wa Qurratu Uyuuni Al-Akhyaar Fi Syarhi Jawaami Al-Akhbaar, Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, Tahqiq Asyraf Abdulmaqshud, Cet. II, Th 1992M, Dar Al-Jail. Hal.164
[4]. Al-Waaji Fi Fiqhu Sunnah wa kitab Al-Aziz, Abdul Azhim Badawi, Cet. I, Th.1416H, Dar Ibnu Rajab, Hal. 332
[5]. HR Muslim, Kitab Al-Buyu, Bab : Buthlaan Bai Al-Hashah wal Bai Alladzi Fihi Gharar, 1513
[6]. Catatan ust kholid dari pelajaran Nailul Authar yang dismpaikan Syaikh Abdulqayyum bin Muhammad As-Sahibaani di Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah, Lihat juga Al-Fiqhu Al-Muyassar, Bagian Fiqih Mu’amalah, karya Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Ath-Thayaar, Prof. Dr Abdullah bin Muhammad Al-Muthliq dan Dr Muhammad bin Ibrahim Alimusaa, Cet. I, Th. 1425H, hal. 34
[7]. Catatan ust kholid dari pelajaran Bidayatul Mujtahid, oleh Syaikh Hamd Al-Hamaad, di Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah, KSA.

[8]. Bahjah, Op.Cit,. 166
[9]. Majmu Syarhu Al-Muhadzab, Imam An-Nawawi, 9/311
[10]. Zaadul Ma’ad, 5/727
[11]. Syarh Syahih Muslim, 10/144

Selasa, 30 Desember 2014

Satanic economy

Manusia (An-Nās):1 - Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.Manusia (An-Nās):2 - Raja manusia.Manusia (An-Nās):3 - Sembahan manusia.Manusia (An-Nās):4 - Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,Manusia (An-Nās):5 - yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,Manusia (An-Nās):6 - dari (golongan) jin dan manusia.

Kita awali kajian pagi ini dengan firman Allah surat An nass yang didalmnya terdapat kandungan yang luar biasa,yang ingatkan manusia mengenai musuh yang nyata,musuh yang selalu penuh dengan dendam menginginkan manusia terjerumus ke dalam kemaksiatan. Setan berusaha mencari kawan sebanyak banyaknya,dengan menjebak manusia dalam kehidupan yang meresahkan.Setan itu terdiri dari golongan jin dan manusia,lalu apa setan itu?segala sesuatu yg menyebabkan manusia melupakan,menghalang halangi dan ekstremnya mencegah dari mengerjakan syariat Allah.

Dibuat seakan akan syariat Allah itu berat bahkan dikesankan menakutkan dan bisa jd dianggap kuno,itu semua sebenarnya dlm rangka mereka mencari kawan yg sama sesat dari petunjuk Allah.Hari ini kita akan bicara awal mengenai konsep setan dlm ekonomi,knp ini perlu?biar kita paham,tdk terjebak dan saling mengingatkan termasuk saya yg nulis.semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk mampu melawan kuatnya godaan setan,aamin

Bangsa Romawi (Ar-Rūm):37 - Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.

Disinilah,syaitan memulai bagaimana kita diliputi oleh rasa kekhawatiran akan rizki yang Allah turunkan kepada mahlukNya sehingga yg terlintas adalah mendaptknnya yg bnyk tanpa dilihat lagi apakah sumbernya itu halal apa haram yg penting bnyk.
Akhirnya manusia lupa bahwa yg punya rizki itu Allah,bukan para taipan..bukan konglomerat yg punya jatah rizki. Aqidah,aurat,ahlaqnya kemudian bisa ditukar dengan kertas yg nilainya terus menurun.padahal nilainya iman itu lebih mahal dari apapun. Jadi point pertama yang dihajar dalam konsep ekonomi satanic adalah bagaimana sebagai orang muslim ia tidak lagi peduli ttg yg memberi rezeki itu Allah,dengan jalan yang halal ia dapatkan,setan menghembuskan bahwa kalau pake cara halal maka kita tidak akan kaya,apakah point ini sdh ada dlm benak kita?

Senin, 01 Desember 2014

Yang dibutuhkn adalah suasana

Apapun itu suasana terasa memiliki pengaruh kuat dalam kehidupan,bahkan trrkadang seringkali.memimpin proses perjalanan hidup seseorang.
Pelajaran yang penting dalam memahami suasana ini ketika kita merasa sedang penat,seringkali suasana banyak pengaruhnya. Saat ada masalah di perlukan suasana yang tenang dan rileks.
Disana kita bisa belajar bahwa tarikan nafas itu bisa mengatur kuat lemahnya arus positive dan negative dlm jiwa kita.maka aturlah pernafasan terutama ketika suasana sedang tak nyaman.
Bila tdk mau?ya..jadi robot

Sabtu, 29 November 2014

Tertimbun lumpur

Hati hati...
Karena hanya secuil maksiat yang tak terasa hati bisa kotor. Yang berbahaya jika persepsi tentang maksiat juga salah dalam pendefinisian,sehingga dosa yang ada difikirnya hanyalah secuil kemudian lalai tertumpuk menimbun hati yang bersih. Apa yang terjadi?hatinya tak sensitif,hatinya sakit menyepelekan maksiat,menyepelekan dosa dan akhirnya dosa besar pun kemudian ia lakukan tanpa tersadar bahkan ia nikmati.

Jika pakaian putih tertimbun lumpur,jikalau hanya di bersihkan asal saja maka akan meninggalkan bekas meninggaalkan noda. Ia hanya bisa hilang jikalau usaha membersihkan dengan serius,penuh dengan kesungguhan dan dengan sabun cuci yang tepat. Hati yang sudah tertimbun lumpur harus ada kesungguhan pembersihan nya sehingga bashirah nya tidak hilang,sehingga ia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga ia bisa menikmati ibadah,menikmati segala keputusan Allah untuk dirinya.
Bila kita berfikir rasanya berat untuk pembersih an itu dan takut masih ada noda membandel ya lebih baik jangan main lumpur. Jikalau sudah terjebak dalam permainan lumpur,segera basuh dan cuci hingga bersih. Segera taubat sebelum timbul penyesalan.

Kamis, 20 November 2014

Genosida profesi adakah?

Yang bisa kulakukan saat ini mengadu pada Allah....

Jam dinding berdetak..mengiringi perjalanan hidup yang harus kuhadapi. Aku hanyalah seorang guru swasta berpenghasilan 1juta pas yang juga sebagai seorang suami dan ayah yang bertanggungjawab atas kelangsungan keluarga ku.

Hari ini aku tidak masuk,merenung dalam dalam tentang arti sebuah profesi. Guru adalah pilihan profesiku,dimana banyak harapan yang dinanti dari sentuhan guru,banyak impian yang dicita citakan karena untaian narasi penguat makna....

Tapi,apa benar ?apa benar seorang guru itu dinanti dan di harapkan?apa benar aku dan teman sejawatku diberikan sebuah keleluasaan menikmati satu kata sejahtera?..

Kebijakan tentang kenaikan bbm,sejenak menghempaskan ke dasar.menohok dalam dan merenyut dahi,coba kuseka keringat di wajahku dengan kain kumal yang kuanggap penyeka keringat. Aku tatap dalam dalam wajah yang ada di kaca itu,sesekali tampak buliran air menetes membasahi pipi. Tampak kemudian dompet kumal tergeletak di depan meja kaca ini yang aku beli saat menikah dulu. Aku buka dompet ini...aku lihat 2lembar uang yakni 10.000 dan 5.000. Uang ini baru kemarin mampu membuatku sedikit tersenyum karena dari beli bensin satu liter (rp 6500) aku masih bisa beli nasi dan lauk sederhana sekali. Tapi...hari ini aku harus tarik nafas dalam dalam,harus berfikir dalam dalam tentang sebuah mimpi naik haji yg bisa jadi hanya sekedar impian karena stlh kenaikn ini jatah semakin berkurang

Aku dan rekan sejawat lain barangkali bingung,bila keputusan ini dibuat pemerintah maka kajian tentang upah bisa diperjuangkan..bisa diperhitungkan..bisa dibahas. Sehingga apa yang bagiku dan rekan sejawat lainnya impikan,mungkin bagi engkau yang di lain dunia hanya tinggal menyisihkannya,tinggal merencanakan,tinggal menyusunnya karena selain upah dasar yang telah di setarakan masih ada tambahan bonus tahunan,dan lemburan. Bagi aku dan sejawatku hal itu sepertinya sesuatu yang tabu,karena profesi ku dituntut selayaknya umar bakri yang ajarkan makna kebersahajaan dengan menggowes ontel mnuju ruang ruang peradaban. Menuntut sejahtera dengan bersuara di jalan adalah memalukan! Begitulah profesiku..semua harus dijalani dengan ikhlas dan tabah. Guru sepertinya diriku atau guru honorer hanyalah menjadi sebuah pahlawan yang tak perlu barangkali diberikan kemudahan memiliki kendaraan yang nyaman atau impian berangkat haji atau punya rumah sendiri.

Bisa..bisa..bisa jadi esok tak ada yg mau jadi guru karena merasa sebagai profesi kelas 2

Rabu, 19 November 2014

Menikmati hujan

Pelangi..itu indah,ciptaan Allah yang meankjubkan masya Allah. Suasana yang indah,nyaman dan riang gembira. Tapi tahukah bahwa pelangi itu tidak pernah muncul bila saja hujan tak kunjung hadir?

Melihat keindahan terkadang membutuhkan waktu,membutuhkan kesabaran,membutuhkan mata hati yang terbuka.karena biasanya banyak sekali ujian yang besar dan berat untuk dilaluinya. Pelangi contohnya,kita barangkali cemberut ketika hujan deras mengguyur bumi bahkan bisa jadi badai menerpa,tapi lihatlah ...lihatlah ke langit setelah hujan deras itu..setelah hujan badai itu,Allah kasih kasih hadiah spesial yakni ketika mentari bertemu dengan air di langit sana maka akan terlihat pelangi.

Di situlah kita harus pahami inna ma`al `usri yusroo (sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan),maka nikmati saja hujan deras itu dan berdo`alah agar hujan yang Allah turunkan adalah rahmat dan bukan bencana. Maka tidak mungkin ada pelangi bila tidak ada hujan,tidak mungkin ada kesuksesan tanpa adanya sebuah perjuangan.

Ridwan,19november2014

Senin, 17 November 2014

Nasihat

Antum yang bekerja bercita citalah jadi direktur,raih jabatan itu dan tetap taat karena jabatan antum bisa menyuruh orng untuk berwudhu dan dhuha sblm kerja,bisa memberi ruang untuk solat berjama`ah di masjid
Antum yang berdagang,bercita citalah untuk jadi sudagar,tunjukan ahlaq sebagaimana Rasulullah saw berniaga.dan dari harta antum ikutilah teladan rasulullah saw yg berinfaq seperti angin terus menerus,atau seperti utsman bin affan ra,abdurrahman bin auf ra dan seluruh sahabat lainnya yg ia orang kaya yg mampu menginfaqan harta di jalan Allah.
Antum yang jadi pelajar bercita citalah untuk menjadi yang terbaik,menjadi mahasiwa unggulan agar tahu bahwa islam itu cinta ilmu,bahkan segala hal harus dilandasi oleh ilmu sebelum beramal
Antum yang jadi politisi,bercita citalah untuk jadi pemimpin di negeri ini.tunjukan bahwa islam juga mengajarkan bagaimana memimpin negara,sebagaimana sejarah membuktikan islam itu mampu memimpin peradaban dunia ini dengan gemilang
Antum yang menjadi polisi,tentara bercita citalah untuk menjadi penegak kedaulatan.menjadi pengayom dan berjuang dalam kenyamanan dan keamanan negeri ini,lindungilah saudaramu..tebarkanlah rahmat dan jadilah askar yang taat sebagaimana khalid bin walid setelah ia menjadi muslim menjadi singa dalam peperangan dan panglima yang takut pada Allah
Antum yang jadi hakim,jaksa,pengacara berlakulah adil dan ingatlah bahwa islam pun sangat memperhatikan aspek keadilan dan keotentikan data dalam setiap perkara yang akan dicari kebenarannya,teruslah berada dalam gerbong kebenaran karena keteguhan antum untuk keadilan insya Allah akan jadi pemberat pahala di mata Allah swt.
Antum yang jadi guru,pendidik teruslah bina generasi agar ia mampu menjadi insan bertaqwa dan menjadi manusia unggul dalam seluruh bidang dengan bingkai iman,islam dan ihsan.ahlaqanya tertuang dalam jiwa tumbuh menjadi pengemban misi Islam yakni menebarkan ketrentaman dalam beribadah kepada Allah dan keyakinan bahwa segala sesuatu Allah menyaksikan.

Ridwan (ridho)
Karawang

Sabtu, 08 November 2014

Menata ulang persepsi

Persepsi itu muncul dari sebuah informasi,ia kemudian dicerna oleh segumpal kecil yang ada di kepala yang kita namai otak. Dari sana maka salurannya akan seperti apa dan dibawa kemana? Jika lebih dalam lagi mencerna,sesungguhnya kemampuan otak untuk mencerna itu berawal dari sejauhmana ilmu yang dia miliki.

Bicara ilmu,bukanlah hanya sekedar pengetahuan saja alias sekedar tahu. Jika ilmu hanya berada pada tataran itu saya yakin seyakin yakinnya tidak akan ada namanya kemajuan teknologi seperti saat ini. Di dalam ilmu yang dikaji,dipelajari itu selalu menghasilkan namanya filosofi. Ada ruang yang namanya pemahaman,penyadaran akan objek yang ia kaji.

Bisa jadi yang kita rasakan dewasa ini,dimana terasa sekali keganjilan luar biasa dalam ekonomi dunia dewasa ini misalnya. Sudah lebih dari 32kali resesi ekonomi,hanya keluar sedikit dan memasuki resesi ekonomi berikutnya. Dari satu daerah ke daerah lain,menyakitkan dan daya hancurnya hampir persis dengan nuklir. Maka.munculah mikro dan makro prudensial di wilayah pengaturan moneter setiap negara untuk memangkas jalur dan alur keuangan dalam dunia makro dan mikro ekonomi dunia saat ini yang selalu keterkaitan dengan wilayah interest (bunga).

Maka persepsi itu begitu penting,bagi yang beragama islam wilayah persepsi itu penting karena dalam tataran amal perbuatan bagi seorang muslim selalu dilihat dari what and how about the view?innamal a`malu binniyat..sesungguhnya amal itu dilihat dari niatnya. Sudah sewajarnya jika meyakini bahwa Allah tempat menggantungkan harapan dan solusi,menata ulang persepsi adalah sebuah keharusan.

Senin, 06 Oktober 2014

Eceu dan keindonesiaan

Ceu popon adalah wajah bangsa indonesia,ia genuine tak direkayasa bukan gincu yang sengaja dibuat tebal untuk menarik pandangan. Menjadi buah bibir,menarik untuk diperbincangkan termasuk dalam artikel ini yang sedikit menyangkut tentang itu. Meski begitu artikel yang saya tulis tidaklah bicara detail.tentang ceu popon namun lebih ke frase kata sapaan sunda yakni ceu yang artinya kakak perempuan.

Kata eceu menjadi fenomena,sebuah kata yang mungkin janggal dan asing dalam dunia hiruk pikuk. Banyak yang tak sadar,negeri kita saat ini sudah sedikit banyak bergeser bahkan mungkin saja sudah mulai berbeda. Bagi kebanyakan orang apalagi bukan orang sunda,terkadang kata eceu itu menunjuk kepada kata milik rendahan..milik orang orang yang bergerak dalam ekonomi marjinal. Itulah budaya yang tak lagi menarik untuk di jaga,dimana semakin kesini frasa asing begitu membombardir sehingga muncul rasa bangga lebih banyak gunakan kata asing dan ekstremnya seakan kalau menggunakan bahasa asing itu bernilai prestisius.
Menarik kita amati ketika perbincangan eceu ini menjadi hangat dibicarakan,bahkan sempat menjadi trending tropic. Simbol pimpinan sidang yang disapa eceu,ini luar biasa sebagai sebuah bentuk penguatan kembali nilai nilai.lokal. rasa bangga inilah yang sekarang mulai tergerus,sehingga ekstremnya nilai atau budaya daerah yang positif itu kesannya menjadi memalukan ketika ia ditampilkan di muka publik. Tapi.ternyata tidak bagi ceu popon itu,meski ada kekurangan disana sini,namun tugasnya memimpin rapat sampai selesai dan ada keputusan adalah sebuah prestasi besar.
Inilah.yang saya.maksud dalam judul postingan ini,jangan sampai.sebagai warga negara kita tak paham budaya kita sendiri,jangan sampai kita atau anak kita jika ingin belajar budaya maupun bahasa harus belajar kepada orang luar negeri. Simbol simbol bangsa ini ke depan seharusnya juga tetap tegak berdiri,mengantisipasi arus asing termasuk budaya dan.bahasa.
Biar bagaimanapun..ceu popon itu simbol kesadaran bahwa kita barangkali sudah tersesat jauh dari khazanah lokal yang ada. Budaya lokal harus mendapat peran di wilayah wilayah kenegaraan minimal hanya sekedar sapaan

Sabtu, 27 September 2014

Fundamentaly economic (islamic perseption)

Now,i could say the world is being crisis. Why?because so many case in around place in the world get the horizontal conflict that rate is come from asimetris distribution economic.
Thats why,now so many countries have studying comprehensive for the problem. As soon we get hear that is something wrong from economic daily both of macro or micro.
May be the GDP from the country is representative of economic growth. Is that false?not,but not in correct because the fundamentaly of economics growth is about distribution from riich to poor people. Without  distribution,we can see that welfare just turn around riich people and the effect poor man couldnt come riich on.
This is the big problem,how to top up the poor country is come true?when the fundamentalic system not link in to deep problem. The poor man just become object

Minggu, 21 September 2014

Needs vs want

Needs for some people are possible to fullfil the ambition of something. Ratherly,needs become value of dream or maybe become goals. Because of that,needs were motived people from zero to be hero.
Want is a popular aim that show from the bottom of heart to act the real life exercise. Want is similar with motivation from inner with also combain from outer.
So,what the issue that we talk this now about need and want?or you can say why i would put the purpose or i mean tittle of this post talking about vis a vis between needs and want?
This is exciting issue,sometimes people couldnt know itself when they took a choosed solution of the problem it was based from needs or want? Thats the problem,some how it could be confuse about need and wants. So what the opposite?wait for next article..